1. Instalasi dan commissioning peralatan
(1). Instalasi dasar:
Pastikan peralatan dipasang pada fondasi yang rata dan tahan guncangan untuk menghindari getaran yang mempengaruhi keakuratan cetakan injeksi.
Cadangan ruang pengoperasian yang cukup untuk memudahkan pemasangan dan pemeliharaan cetakan.
(2). Catu daya dan sistem hidrolik:
Gunakan catu daya yang diatur dengan volumetage fluktuasi dalam ±5% untuk menghindari kegagalan sistem kelistrikan.
Periksa level dan kebersihan oli hidrolik dan ganti secara berkala (disarankan setiap 2000 jam atau sesuai ketentuan pabrikan).
(3). Sistem pendingin:
Pastikan aliran dan suhu air pendingin stabil (umumnya 5-30°C) untuk mencegah deformasi produk atau kerusakan cetakan akibat pendinginan yang tidak merata.
2. Persiapan dan pemasangan cetakan
(1). Kompatibilitas cetakan:
Pastikan cetakan tersebut cocok untuk cetakan injeksi dua warna. Desain runner dan sistem ejeksi cetakan dua warna harus sesuai.
Periksa apakah sistem hot runner pada cetakan (jika ada) berfungsi dengan baik untuk menghindari penyumbatan lem atau suhu yang tidak merata.
(2). Instalasi dan penyelarasan:
Cetakan dua warna harus disejajarkan dengan ketat untuk memastikan pengulangan meja putar atau meja putar (kesalahan ≤ 0,05 mm).
Setelah instalasi, uji coba secara manual untuk memastikan bahwa tidak ada risiko gangguan atau tabrakan.
(3). Pemanasan awal dan pemeliharaan:
Cetakan harus dipanaskan terlebih dahulu hingga suhu yang disarankan (seperti 80-120℃, tergantung bahannya) untuk mencegah cetakan dingin menyebabkan pengisian yang tidak mencukupi atau retak akibat tegangan.
Bersihkan permukaan perpisahan cetakan dan pin ejektor secara teratur, dan semprotkan penghambat karat.
3. Tindakan pencegahan selama produksi
Pantau parameter utama:
Perhatikan suhu barel, suhu cetakan, dan tekanan injeksi secara real time. Fluktuasi yang tidak normal harus segera disesuaikan. Gunakan sensor dalam cetakan (seperti sensor tekanan dan suhu) untuk meningkatkan stabilitas proses.
Inspeksi Produk:
Bagian pertama memerlukan pemeriksaan menyeluruh untuk kekuatan ikatan, distribusi warna, dan akurasi dimensi.
Lakukan pengujian tarik secara teratur (seperti pengujian pengelupasan pada sambungan dua warna) pada sampel.
Menghindari Cacat Umum:
Ikatan lemah: Tingkatkan suhu cetakan atau sesuaikan formulasi bahan.
Perbedaan warna atau pencampuran warna: Bersihkan residu dari laras dan pastikan perubahan warna menyeluruh.
Kilatan atau gerinda: Periksa cetakan apakah ada kekuatan penjepitan atau keausan yang tidak mencukupi.
4. Keamanan dan Pemeliharaan
Keamanan Operasional:
Jangan menjangkau area penjepitan. Selalu putuskan sambungan listrik dan kunci mesin selama perawatan.
Lindungi bagian yang panas (seperti nosel dan cetakan) untuk menghindari luka bakar.
Perawatan Harian:
Bersihkan residu dari hopper dan nosel setiap hari untuk mencegah karbonisasi material.
Periksa sistem pelumasan (seperti rel pemandu dan sekrup timah) setiap minggu dan gunakan gemuk bersuhu tinggi.
Prosedur Downtime Jangka Panjang:
Kosongkan semua plastik dari tong untuk mencegah oksidasi dan degradasi. Oleskan minyak anti karat pada cetakan dan tutup saluran air pendingin.
5. Pemecahan masalah umum mesin cetak injeksi dua warna
| Gejala | Kemungkinan Penyebabnya | Solusi |
| Ikatan dua komponen tidak kuat | Bahan yang tidak kompatibel/suhu rendah | Ganti bahan atau tingkatkan suhu cetakan |
| Kurangnya lem pada produk | Ukuran bidikan tidak memadai/ventilasi buruk | Tingkatkan ukuran bidikan atau optimalkan desain alur ventilasi |
| Penempatan meja putar yang tidak akurat | Kegagalan sensor/keausan mekanis | Kalibrasi sensor atau ganti rel pemandu |
| Kebisingan sistem hidrolik yang tinggi | Oli hidrolik terkontaminasi atau tidak mencukupi | Ganti atau isi ulang oli hidrolik |
ENG 


haixiong@highsun-machinery.com
haixiong@highsun-machinery.com
+86-136 8570 6288