Menurut data, meski perkembangan industri plastik di Thailand terbatas, investasi peralatan plastik telah mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS dalam 10 tahun terakhir, dan prospek pasar mesin plastik cukup menjanjikan. Untuk terus memproduksi berbagai produk modern, industri plastik Thailand harus memperbarui peralatannya dan memperkenalkan teknologi canggih agar dapat bersaing dengan produsen plastik di negara dan wilayah lain.
Saat ini, industri plastik Thailand hanya dapat menyediakan produk plastik rumah tangga secara umum, dan akan terus meningkatkan investasi di masa depan. Menurut Thai Plastics Corporation, investasi peralatan industri plastik Thailand di masa depan akan menelan biaya sekitar US$2 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peluang bisnis yang sangat besar di pasar mesin plastik di Thailand. Ketua Asosiasi Plastik Thailand mengatakan bahwa saat ini tidak ada perusahaan plastik yang berinvestasi pada peralatan produksi plastik modern berkualitas tinggi, dan pabrik cetakan di negara tersebut juga tertinggal dibandingkan dunia. Dalam keadaan ini, banyak perusahaan plastik Thailand menyadari adanya krisis dan mulai memasuki pasar luar negeri untuk berinvestasi pada peralatan berteknologi tinggi.
Pada tahun 1995, pemerintah Thailand mulai mendorong perkembangan industri plastik, yang telah menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat dalam beberapa tahun terakhir. Pada saat yang sama, "Rencana dan Visi Pengembangan Industri Plastik Thailand 2010 2020" akan fokus pada produk rumah tangga dan produk teknologi tinggi seiring dengan perkembangan industri plastik. Tingkat pertumbuhan konsumsi tahunan di Thailand juga diperkirakan akan berkisar 25%~30% di masa depan. Konsumsi plastik akan mencapai 50 kg atau lebih. Pada tahun 2016, volume ekspor plastik Thailand mencapai 500.000 ton. Dalam beberapa tahun ke depan, industri plastik di Thailand akan mengalami perkembangan yang pesat.
Pertama-tama, perusahaan mesin plastik Tiongkok memiliki kekuatan tertentu setelah bertahun-tahun berkembang. Dibandingkan dengan produk perusahaan besar internasional, produk mesin plastik Tiongkok terutama dalam hal kinerja biaya. Produk Tiongkok memiliki harga yang lebih rendah dan dapat digunakan secara lebih luas. Kedua, berkurangnya pendirian perusahaan-perusahaan Tiongkok. Kedua, pembentukan Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN telah menurunkan tarif ekspor Tiongkok ke Thailand. Pada bulan Januari 2007, masuknya Thailand ke WTO juga memberikan peluang bisnis untuk ekspor produk mesin plastik Tiongkok ke Thailand.
Untuk memperluas pangsa penjualan di pasar domestik dan luar negeri, perusahaan plastik Thailand telah meningkatkan investasi dan meningkatkan skala bisnisnya. Karena keterbelakangan perkembangan industri Thailand, khususnya keterbelakangan perkembangan industri manufaktur mesin, mesin dan peralatan plastik Thailand perlu diimpor dalam jumlah besar, sehingga memberikan peluang bagi produk mesin plastik China untuk diekspor ke Thailand.
Saat ini, industri plastik Thailand hanya dapat menyediakan produk plastik rumah tangga secara umum, dan akan terus meningkatkan investasi di masa depan. Menurut Thai Plastics Corporation, investasi peralatan industri plastik Thailand di masa depan akan menelan biaya sekitar US$2 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peluang bisnis yang sangat besar di pasar mesin plastik di Thailand. Ketua Asosiasi Plastik Thailand mengatakan bahwa saat ini tidak ada perusahaan plastik yang berinvestasi pada peralatan produksi plastik modern berkualitas tinggi, dan pabrik cetakan di negara tersebut juga tertinggal dibandingkan dunia. Dalam keadaan ini, banyak perusahaan plastik Thailand menyadari adanya krisis dan mulai memasuki pasar luar negeri untuk berinvestasi pada peralatan berteknologi tinggi.
Pada tahun 1995, pemerintah Thailand mulai mendorong perkembangan industri plastik, yang telah menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat dalam beberapa tahun terakhir. Pada saat yang sama, "Rencana dan Visi Pengembangan Industri Plastik Thailand 2010 2020" akan fokus pada produk rumah tangga dan produk teknologi tinggi seiring dengan perkembangan industri plastik. Tingkat pertumbuhan konsumsi tahunan di Thailand juga diperkirakan akan berkisar 25%~30% di masa depan. Konsumsi plastik akan mencapai 50 kg atau lebih. Pada tahun 2016, volume ekspor plastik Thailand mencapai 500.000 ton. Dalam beberapa tahun ke depan, industri plastik di Thailand akan mengalami perkembangan yang pesat.
Pertama-tama, perusahaan mesin plastik Tiongkok memiliki kekuatan tertentu setelah bertahun-tahun berkembang. Dibandingkan dengan produk perusahaan besar internasional, produk mesin plastik Tiongkok terutama dalam hal kinerja biaya. Produk Tiongkok memiliki harga yang lebih rendah dan dapat digunakan secara lebih luas. Kedua, berkurangnya pendirian perusahaan-perusahaan Tiongkok. Kedua, pembentukan Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN telah menurunkan tarif ekspor Tiongkok ke Thailand. Pada bulan Januari 2007, masuknya Thailand ke WTO juga memberikan peluang bisnis untuk ekspor produk mesin plastik Tiongkok ke Thailand.
Untuk memperluas pangsa penjualan di pasar domestik dan luar negeri, perusahaan plastik Thailand telah meningkatkan investasi dan meningkatkan skala bisnisnya. Karena keterbelakangan perkembangan industri Thailand, khususnya keterbelakangan perkembangan industri manufaktur mesin, mesin dan peralatan plastik Thailand perlu diimpor dalam jumlah besar, sehingga memberikan peluang bagi produk mesin plastik China untuk diekspor ke Thailand.
ENG 


haixiong@highsun-machinery.com
haixiong@highsun-machinery.com
+86-136 8570 6288